10 Hal Yang Mungkin Anda Tidak Ketahui Tentang Eden Hazard

Penulis: Christison Sondang Pane

10 Hal Yang Mungkin Anda Tidak Ketahui Tentang Eden Hazard

Eden Hazard memegang trofi Europa League setelah ia bersama rekan-rekannya mengalahkan Arsenal (AFP/Getty Images/Daily Mail)

Minggu, 2 Juni 2019 | 11:11

Analisadaily – Memang, pecinta sepakbola tidak lagi asing dengan nama Eden Hazard, apalagi para penggemar Chelsea. Pasti sudah sangat tahu bagaimana pemain kelahiran Belgia ini memainkan si kulit bundar di tengah lapangan.

Akan tetapi, meski Hazard begitu banyak dikenal, termasuk saat pemberitaannya yang akan hengkang ke Real Madrid mengemuka, ada beberapa hal yang mungkin publik tidak mengetahui sosok bintang The Blues tersebut.

Nah, untuk itu, berikut ini ada 10 fakta menyenangkan yang mungkin belum Anda ketahui tentang dia:

Pertama, ibunya juga seorang pemain bola

Keluarga Hazard adalah keluarga sepakbola. Selain saudara-saudaranya, ibu dan ayah Eden juga bermain olahraga. Ayahnya, Thierry, bermain di tingkat semi-profesional, sementara ibunya, Carine, adalah penyerang di liga profesional Belgia.

Kedua, Hazard penggemar berat NBA, pendukung New York Knicks

Hazard adalah pendukung besar New York Knicks dan berusaha untuk datang ke Madison Square Garden menonton pertandingan setidaknya setahun sekali. Dia idolises Kristaps Porzingis, sebelumnya di Knicks, meskipun sekarang bermain di Dallas Mavericks.

Eden Hazard melompat saat akan memasukkan bola ke jaring basket (Marca)

Eden Hazard melompat saat akan memasukkan bola ke jaring basket (Marca)

Ketiga, Kartu merah pertamanya karena menendang ballboy

Dalam salah satu momen paling aneh dalam karirnya, kartu merah pertama ia peroleh, bukan karena melakukan kesalahan dengan sesama pemain. Melainkan, muncul sebagai akibat perselisihan dengan seorang ballboy di Kota Swansea.

Saat bermain di final Piala Liga, ballboy memegang bola berlama-lama untuk membuang waktu, dan kemudian Hazard tiba-tiba menendangnya.

Menariknya adalah bagaimana pada hari-hari setelah insiden itu identitas anak muda itu terungkap, dan Hazard berjanji untuk meluangkan waktu di akun Twitter-nya pada hari-hari sebelum pertandingan.

Seorang ballboy terlihat kesakitan setelah ditendang Eden Hazard (Marca)

Seorang ballboy terlihat kesakitan setelah ditendang Eden Hazard (Marca)

Keempat, debut tim nasional pada usia 17 tahun

Tim nasional Belgia telah mengalami perubahan identitas lengkap selama dekade terakhir dan Hazard benar-benar melakukan debut untuk mereka ketika ia berusia 17 tahun. Dia adalah yang termuda kedelapan yang pernah mengenakan kemeja timnas Belgia.

Kelima, Hazard penggemar Zinedine Zidane

Mantan pemain ajaib Lille ini akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengan idolanya. Dia mengagumi Zidane ketika masih muda, dan ini adalah salah satu alasan mengapa pemain berusia 28 tahun itu begitu putus asa tidak mewakili Real Madrid.

Selama Piala Dunia 1998, Hazard  mengenakan top Prancis dengan nama Zidane di belakang dan dia mendukung Perancis ketika mengangkat trofi di Paris.

Keenam, meninggalkan pertandingan Belgia untuk makan burger

Pada 2011, ada tindakan yang mengancam akan merusak kedudukan internasional sang penyerang. Dia digantikan dalam pertandingan internasional melawan Turki dan meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir. Lalu pergi makan burger bersama keluarganya.

Ketujuh, Hazard memprediksi tiga dari empat semifinalis Piala Dunia di Rusia

Menjelang Piala Dunia di Rusia, penyerang Chelsea memperkirakan, bahwa Prancis, Belgia, Argentina, dan Inggris  akan masuk empat final turnamen. Tetapi, hanya Argentina dari empat yang tidak mencapai tahap itu.

Kedelapan, Rekornya bersama Chelsea sangat mencengangkan

Hingga saat ini, sejak bermain dengan Chelsea pada 2012, Hazard akan diingat dengan penuh kasih setelah ia mencetak 110 gol dan mencatat 92 assist dalam 352 pertandingannya.

Kesembilan, Nomor favoritnya adalah 10

Sepanjang karirnya, dia mengenakan kaus No.10, tetapi dia harus menemukan nomor baru ketika dia tiba di ibukota Spanyol. Karena, nomor itu kini dipakai Luka Modric. Tetapi, tidak menutup kemungkinan ia akan mengenakan No.7.

Kesepuluh, Hazard anak didik Zidane, Rudi Garcia dan Lampard

Pelatih pertama yang benar-benar mempercayai Hazard adalah Rudi Garcia bersama Lille. Dia menjadikannya pemain utama di Lille dan pada saat itu Zidane sudah tahu pemain Belgia itu akan menjadi bintang dan merekomendasikan penandatanganannya ke Los Merengues.

Saat itu, Madrid tidak bergerak, dan Hazard pergi ke Inggris. Frank Lampard pun membawanya di bawah sayapnya, mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki dunia di kakinya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar