Asian Games 2018: Cabor Bridge Targetkan 2 Emas

Asian Games 2018: Cabor Bridge Targetkan 2 Emas

Ilustrasi (Mirror)

(aa/rzd)

Minggu, 15 April 2018 | 18:55

Analisadaily (Medan) - Target dua medali emas yang dicanangkan Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dinilai realistis.

Pengurus PB GABSI Program Bridge Masuk Sekolah, Perwira Sakti Lubis menjelaskan, taget dua emas tidaklah berlebihan. Mengingat di daratan Asia, kekuatan tim Bridge Indonesia selalu diperhitungkan.

“Kalau peluang di cabor bridge selalu terbuka untuk medali. Dari enam nomor yang dipertandingkan, target dua emas cukup logis. Bukan lima atau empat emas,” katanya, Minggu (15/4).

Apalagi dari hasil tes even Asian Games Desember 2017 lalu, Tim Indonesia mampu merebut 4 emas, 1 perak, 1 perunggu. Mereka mengungguli negara Asia lain seperti China, Hongkong, Singapura maupun Taiwan.

Diakui Perwira, China bakal menjadi saingan terkuat bagi tuan rumah Indonesia, untuk merebut medali emas di pesta olahraga empat tahunan tersebut yang kini memasuki edisi ke-18.

“Hasil tes event lalu tim Bridge Indonesia dapat empat emas. Jadi, tim Indonesia kalau di tingkat Asia salah satu tim terkuat. Saingan terkuat mungkin hanya China saja. Mudah-mudahan Bridge bisa mewujudkan target Indonesia masuk 10 besar Asian Games tahun ini,” jelasnya.

Pada Asian Games 2018, cabor bridge mempertandingkan enam nomor antara lain men team, women team, mixed team, supermixed team, men pair, dan mixed pair.Target dua emas berpeluang direbut dari semua nomor. Termasuk nomor campuran (mixed team) menjadi andalan tim Indonesia merebut emas.

“Peluang besar sama saja, mau di putra atau di putri, potensi medali selalu terbuka. Untuk kategori yang pailing berpeluang di campuran. Karena di putra China tangguh. Tapi, Indonesia juga tangguh,” ucap Perwira.

Demi mewujudkan target itu, PB GABSI telah merekrut pelatih asing asal Polandia, Krzysztof Martens. Kehadiran Martens untuk menggenjot atlet-atlet bridge yang tergabung di dalam pemusatan pelatihan nasional (pelatnas).

“Saat ini juga tim bridge Indonesia telah mendatangkan pelatih asing dari Polandia. Tentu ini juga salah satu keseriusan PB GABSI di Asian Games tahun ini,” terangnya.

(aa/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar