Atmosfer Penonton Indonesia Open Paling Istimewa di Dunia

Penulis: Christison Sondang Pane

Atmosfer Penonton Indonesia Open Paling Istimewa di Dunia

Para penonton Indonesia Open memadati Istora Gelora Bung Karno pada 2018 (Bwfworldtour.bwfbadminton)

Selasa, 16 Juli 2019 | 13:41

Analisadaily – Ada banyak hal yang membuat pebulutangkis profesional terkagum-kagum ketika mengikuti perhelatan Indonesia Open. Salah satu di antaranya adalah atmosfer para penontonnya yang terus bersorak tiada henti untuk memberi dukungan kepada para jagoannya.

Turnamen Indonesia Open di Istora Gelora Bung Karno digelar hari ini, Selasa (16/7) dan akan berakhir pada Minggu (21/7). Pada laga pembukaan, atmosfer penonton sudah menggemparkan gedung istora dengan nyanyian-nyanyian, bahkan teriakan-teriakan dukungan.

Para pemain pun mengaku sangat senang, karena penonton turnamen Indonesia Open memang berbeda dengan yang lainnya. Pasangan ganda putri Jerman, Isabel Herttrich dan Linda Efler mengatakan, ini sangat istimewa, paling mengasyikkan.

“Ini sangat istimewa, ini yang paling mengasyikkan di Tour. Sekarang jam 9 pagi dan mereka sangat keras. Sering kali sulit untuk mendengar satu sama lain di lapangan, saya berharap ada lebih banyak turnamen seperti ini,” kata Herttrich yang tampil di pertandingan pertama.

Sekarang di tahun ke-37, Indonesia Open selalu memiliki reputasi baik lewat kehangatan dan antusiasme penontonnya. Para pemain mendengar tentang atmosfer legendarisnya jauh sebelum mereka menginjakkan kaki di Indonesia.

“Kami mendengar dari pemain lain, itu keras dan istimewa. Tetapi ketika Anda sampai di sini, Anda benar-benar terkejut. Ketika Anda mendengarnya, Anda berpikir itu tidak bisa sekeras dan ceria, tapi pastinya mengejutkan,” tambah Herttrich dilansir dari Bwfworldtour.bwfbadminton.

Rumah Bulutangkis

Bukan hanya Herttrich, tunggal putra Denmark, Hans-Kristian Vittinghus, yang telah menghadiri Indonesia Open selama lebih dari satu dekade, percaya, selama beberapa hari pertama sebenarnya telah meningkat dalam dua atau tiga tahun terakhir.

“Dari segi atmosfer, ini adalah turnamen paling istimewa di dunia. Kamu bisa mendengar kerumunan pada jam 9 pagi di hari pertama, dan mereka sudah gila. Sungguh menakjubkan bagi kami para pemain untuk merasakan atmosfer ini dan dukungan yang kami dapatkan di sini, seperti tempat lain di dunia,” kata Vittinghus.

“Saya pikir dua, tiga tahun terakhir, ini bahkan lebih gila lagi. Stadion penuh, bahkan lebih awal dari biasanya. Dahulu, hanya perempat final dan seterusnya, tapi sekarang sudah penuh dari awal. Saya terkesan pada jam kerja, ada suasana menyenangkan. Itu perasaan saya, saya belum melakukan penyelidikan. Juga, segala sesuatu di sekitar arena telah ditingkatkan, itu cara yang tepat untuk melihatnya,” tuturnya lagi.

“Ini tentang menikmati semua peluang yang kita dapatkan di sini. Saya sudah tua sekarang, jadi saya tidak tahu berapa banyak peluang yang akan saya dapatkan, tetapi saya berusaha sebaik mungkin untuk benar-benar menikmati ketika saya bermain di sini. Saya menyebutnya 'rumah bulutangkis', ini adalah tempat yang sangat istimewa untuk dimainkan,” Vittinghus memuji.

Menginspirasi

Bahkan, ganda campuran legendaries dari Inggris yang juga pasangan suami istri, Chris Adcock dan Gabrielle Adcock sepakat dengan apa yang disampaikan Vittinghus. Chris mengatakan, ia belum pernah melihat kerumunan sebesar ini untuk hari pertama di sini.

“Kami tahu jelas mereka menyukai bulutangkis di sini dan kerumunan selalu luar biasa. Itu selalu merupakan suasana yang menyenangkan, tetapi menyenangkan untuk memilikinya sejak hari pertama,” ujar Chris.

“Setiap kali kita datang ke Indonesia, orang banyak selalu hebat. Saya terkejut pagi ini, menginjak lapangan pada pukul setengah sepuluh, untuk melihat aula cukup penuh. Untuk pemain bulutangkis, itulah yang ingin kami lakukan, bermain di depan orang banyak yang menyemangati Anda," sambung Gabrielle.

"Jadi, ini punya gebrakan dan perasaan yang luar biasa. Kami telah bermain di sini 10 atau 11 kali, ini adalah salah satu turnamen favorit kami untuk dimainkan hanya karena betapa bergairahnya orang-orang terhadap bulutangkis. Ini cukup menginspirasi,” tuturnya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar