Belum Terkalahkan, Khabib Hanya Menikmati Satu Kemenangan

Penulis: Eka Azwin Lubis

Belum Terkalahkan, Khabib Hanya Menikmati Satu Kemenangan

Khabib Nurmagomedov (Forbes)

Jumat, 15 November 2019 | 09:32

Analisadaily - Khabib Nurmagomedov mengungkapkan satu-satunya pertarungan yang ia nikmati adalah kemenangan atas Conor McGregor.

Juara UFC kelas ringan itu belum terkalahkan dalam 28 pertarungan beruntun, termasuk yang terakhir melawan Dustin Poirier di Abu Dhabi bulan September lalu.

Meski demikian, Khabib mengaku belum menikmati kemenangan yang terbaru walau dirinya sudah membuktikan sebagai salah satu petarung terbaik di dunia.

Menurutnya kemenangan atas McGregor adalah kenikmatan terakhir yang ia rasakan. Pada laga yang berlangsung di Nevada, Amerika Serikat, 6 Oktober 2018, Khabib menaklukkan petarung asal Irlandia itu pada ronde keempat.

"Pada awalnya ketika Anda baru memulai dan memenangkan pertarungan, itu memberi Anda kesenangan. Anda menikmatinya," kata Khabib, dilansir dari Mirror, Jumat (15/11).

"Baru-baru ini saya belum merasakannya. Dalam beberapa tahun terakhir saya pergi ke sana dan menang, itu tidak memberi saya sukacita. Yah, dengan pengecualian satu pertarungan. Dalam pertarungan itu saya mengalahkan pria (Conor McGregor) itu dengan senang hati," ungkapnya.

Atlet asal Rusia itu juga menceritakan pengelamannya ketika berada di atas ring. Dia tidak akan menghajar terlalu keras jika lawannya sudah menunjukkan tanda-tanda akan menyerah.

"Saya memiliki perkelahian dalam karier saya. Saya mengerti bahwa saya bisa lebih menyakiti lawan, tetapi saya akan berbicara dengannya, katakan padanya untuk menyerah sehingga saya tidak memukulnya terlalu keras," sebutnya.

"Misalnya, jika saya memiliki pegangan yang menyakitkan di mana saya bisa memecahkan sesuatu, saya tidak akan mengencangkan sepenuhnya."

Khabib ketika melawan

Khabib ketika melawan Conor McGregor (Getty Images)

Namun Khabib enggan meladeni tantangan Floyd Mayweather untuk bertinju. Ia lebih memilih bertarung melawan Tony Ferguson di UFC.

"Saya pikir akan lebih baik bagi saya melawan Tony Ferguson daripada Floyd pada akhir karier saya. Saya ingin lebih fokus di MMA," ujar petarung berusia 31 tahun itu.

"Jika dia pindah ke MMA, kita akan bertarung. Namun saya pikir itu tidak mungkin. Saya tidak punya rencana untuk bertarung tinju tahun depan," tukasnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar