Crouch: Sudah Waktu Menyebut Mantan Pesepakbola

Penulis: Christison Sondang Pane

Crouch: Sudah Waktu Menyebut Mantan Pesepakbola

Peter Crouch saat memperkuat Liverpool dan menjuarai Piala FA pada 2006 (Getty Images/Daily Mail)

Jumat, 12 Juli 2019 | 20:47

Analisadaily – Striker jangkung Peter Crouch sudah malang melintang bermain sepakbola, dan hampir sepanjang karir, tenaga dan pikirannya didedikasikannya untuk memperkuat klub-klub Premier League.

Namun tidak terasa, 23 tahun lamanya dia akhirnya mengumumkan pensiun. Menyatakan gantung sepatu, ia menyampaikan banyak hal, termasuk perjalanan karirnya yang naik dan turun, bahkan yang sering duduk di bangku cadangan.

Dilansir dari Fox Sports, Jumat (12/7), berikut ini kutipan-kutipan kata yang diutarakan Peter Crouch:

“Selama 23 tahun saya mempersiapkan momen ini, dan sekarang, di sini, Anda menyadari tidak ada yang mempersiapkannya sama sekali. Waktunya telah tiba menyebut diri saya sebagai 'mantan pemain sepak bola’. Perjalanan luar biasa yang telah saya jalani sejak saya berusia 16. Ini sudah berakhir,” ucapnya.

"Ambisi saya adalah bermain sampai saya berusia 40 tahun, jadi menakutkan mengatakan kata 'pensiun'. Untuk beralih dari menjadi starter reguler ke seseorang yang perannya terbatas 10 atau 15 menit dari bangku cadangan sulit diterima,” sambungnya.

"Saya akan berusia 39 pada bulan Januari, tetapi saya secara fisik bugar dan bisa melanjutkan. Yang tidak saya inginkan adalah seseorang yang dilemparkan ke atas untuk mengarahkan bola kepada lawan,” ujar Crouch.

Crouch menandatangani kontrak profesional pertamanya tahun 1998 di Tottenham Hotspur. Selama mengikat kontrak bersama Spurs, Crouch dipinjamkan ke Dulwich Hamlet dan Hassleholm. Dia mengakui, telah menempuh banyak hal sejak saat itu.

"Mari kita jujur, Anda tidak akan mengambil risiko membuat saya kalau begitu. Jika Anda mengatakan kepada saya pada saat itu saya akan bermain untuk Inggris 42 kali dan mencetak 22 gol, bermain untuk Liverpool di Liga Champions dan final Piala FA dan mencetak gol yang membuat Tottenham kembali ke Piala Eropa untuk yang pertama waktu dalam empat dekade, saya akan membuat Anda terkunci," sambungnya.

Crouch meninggalkan Spurs untuk QPR pertama kali, sebelum kemudian bergabung dengan Portsmouth dan Aston Villa, tapi dipinjamkan lagi ke Norwich.

Selanjutnya hijrah ke Southampton 2004-2005, mencetak 12 gol di Liga Inggris dan pindah ke Liverpool pada 2005-2008, sebelum kembali ke Portsmouth (2008-2009) dan Spurs (2009-2011).

Pada 2011 hingga 2019, ia memperkuat Stoke City dan Burnley, sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

"Burnley, sungguh, adalah tempat yang ideal untuk menyelesaikan. Saya tidak membuat dampak terbesar setelah saya pergi ke sana pada bulan Januari, tetapi saya sangat senang saya pergi. Sean Dyche manajer top dan pemainnya berkualitas. Mereka memiliki pengaturan yang fantastis dan saya senang pergi setiap hari. Mereka adalah klub yang hebat,” tulis Peter Crouch.

Setelah menyatakan pensiun, mantan klubnya, Liverpool, melalui akun Twitter menyampaikan terima kasih. "Thanks for the memories @petercrouch. All the best in your retirement," tulis akun The Reds.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar