Delapan Semifinal Berturut-turut, Ciptakan Kecemburuan

Penulis: Christison Sondang Pane

Delapan Semifinal Berturut-turut, Ciptakan Kecemburuan

Lucaz Vazquez saat terjatuh di kotak terlarang (Getty Images/Daily Mail)

Senin, 16 April 2018 | 13:16

Analisadaily – Banyak yang frustasi atas hadiah penalti yang diberikan wasit, Michael Oliver kepada Real Madrid saat berlaga melawan Juventus di perempat final Liga Champions pekan lalu.

Namun, menurut Lucas Vazquez mengatakan, keberhasilan timnya menyakitkan dan membuat orang lain iri. Apalagi, Madrid sudah delapan tahun berturut-turut lolos ke babak semifinal di kompetisi bergengsi itu.

“Ini menyakitkan orang lian untuk melihat kami di semifinal delapan tahun berturut-turut. Ini menciptakan kecemburuan dengan orang-orang yang juga harus kita pelajari untuk hidup bersama,” ucap striker muda Madrid itu.

Dilansir dari Marca, Senin (16/4), keputusan Oliver kini menjadi perdebatan termasuk di kedua kubu. Tapi begitu pun, Vazquez melihat, itu sebagai pelanggaran.

“Itu penalti. Itu jelas. Orang-orang memberi begitu banyak perhatian pada sesuatu yang terjadi. Hukumannya sedang dibahas lebih banyak di Spanyol daripada di Italia,” sambungnya.

Di semifinal, Real Madrid akan menghadapi jawara Bundesliga, Bayern Munich. Ia menilai, ini tantangan bagi timnya.

“Mereka salah satu tim terbesar di Eropa. Ini akan menjadi pertandingan yang fantastis. James Rodriguez ada di sana, dia teman, tapi saya harap dia tidak mencapai final,” tambahnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar