Dhika Bhayangkara Akui Persaingan Kiper PSMS Ketat

Dhika Bhayangkara Akui Persaingan Kiper PSMS Ketat

Penjaga gawang PSMS Medan, Dhika Bhayangkara.

(aa/rzp)

Minggu, 11 Maret 2018 | 22:13

Analisadaily (Medan) - Dhika Bhayangkara akan berupaya keras untuk bisa mendapat kepercayaan sebagai kiper utama PSMS Medan. Diakuinya hal itu tidaklah mudah, sebab bersaing dengan kiper lainnya seperti Abdul Rohim yang bersinar di Piala Presiden 2018 dan Ahmad Fauzi.

Meski tidak mudah, Dhika menyebut peluang masih terbuka lebar, tergantung kerja kerasnya dalam latihan. Meski begitu ia menyebut hal itu tergantung keputusan tim pelatih.

"Peluang pasti sangat terbuka dan besar untuk menjadi kiper utama, tapi itu hak dari coach untuk menentukan. Tugas saya adalah berusa memberikan yang terbaik ketika latihan ataupun di saat diberikan kepercayaan dalam pertandingan," katanya kepada Analisadaily.com, Minggu (11/3).

Saat Piala Presiden lalu, Dhika mendapat kepercayaan tampil tiga laga, yakni saat menghadapi PSM Makassar (menang 2-1), Sriwijaya FC (kalah 0-2) dan Persija Jakarta (kalah 0-1).

Sementara Rohim tampil di empat laga, kontra Persib (menang 2-1), Persebaya Surabaya (imbang 3-3), Persija (kalah 4-0), dan Sriwijaya (kalah 4-0). Sedangkan Ahmad Fauzi tidak tampil. Berikutnya di empat laga uji coba terakhir, ketiganya bergantian tampil.

Pemain asal Jawa Barat ini tak memungkiri dua rekannya akan menjadi saingan yang berat. "Menurut saya Rohim atau pun Fauzi semua kiper hebat. Tergantung pelatih, siapapun yang turun, yang penting PSMS bisa menang," tambah kiper berusia 26 tahun itu.

Mantan kiper Persiba dan jebolan Persija U-21 ini juga sudah tak sabar menanti kick-off Liga 1 yang dijadwalkan bergulir 23 Maret mendatang. Kepastian yang sudah lama dinantikan oleh seluruh pemain PSMS.

"Yang pasti kami senang dan semangat menyambut kick-off. Pribadi saya inginnya laga pertama main di kandang. Karena ingin mendapatkan poin maksimal, sehingga kemenangan akan menjadi sebuah modal untuk laga berikutnya,” ucapnya.

Dhika pun yakin PSMS nantinya bisa bersaing di Liga 1. Meskipun berstatus tim promosi, Ayam Kinantan sudah membuktikan kapasitas mereka di Piala Presiden 2018 kemarin.

"Persaingan akan cukup ketat dan butuh kerja keras dari setiap pemain. Insya Allah usaha tidak akan membohongi hasil," tandasnya.

(aa/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar