Disebut Korupsi, CONMEBOL: Tuduhan Lionel Messi Tidak Berdasar

Penulis: Christison Sondang Pane

Disebut Korupsi, CONMEBOL: Tuduhan Lionel Messi Tidak Berdasar

Striker Argentina, Lionel Messi (Fox Sports)
 

Minggu, 7 Juli 2019 | 12:49

Analisadaily – Tidak lama setelah Lionel Messi melayangkan tuduhan kepada Badan Sepakbola di Amerika Selatan yang ia duga telah melakukan tindakan korupsi, lembaga tersebut pun langsung mengeluarkan pernyataan yang berbunyi bantahan.

Dalam surat bantahan tersebut, CONMEBOL menyebutkan, tuduhan yang disampaikan bintang Argentina itu tidak berdasar dan keliru. Di sana juga disampaikan, hal itu tidak menghormati kompetisi yang diikuti 12 negara di Amerika Selatan.

Dilansir dari Fox Sports, Minggu (7/7), berikut ini kutipan lengkap pernyataan CONMEBOL;

Dalam sepakbola terkadang Anda menang dan terkadang Anda kalah serta menerima hasil pertandingan dengan loyalitas dan rasa hormat adalah pilar mendasar dari permainan yang adil. Hal yang sama berlaku untuk keputusan wasit, yang manusiawi dan tidak akan pernah sempurna.

Tidak dapat diterima bahwa karena insiden yang sesuai dengan kompetisi, di mana 12 Negara berkompetisi, semua dalam kondisi yang sama, ada tuduhan tidak berdasar yang keliru merepresentasikan kebenaran dan menilai integritas Copa America.

"Tuduhan tersebut mewakili kurangnya rasa hormat terhadap kompetisi, semua pemain sepak bola yang terlibat dan ratusan profesional CONMEBOL, lembaga yang sejak 2016 telah tanpa lelah bekerja untuk transparan, memprofesionalkan dan mengembangkan sepak bola Amerika Selatan,” bunyi pernyataan.

Sebelumnya, Lionel Messi menolak untuk menerima medali perunggu karena tidak terima dengan keputusan wasit yang memberinya kartu merah. Pada perebutan tempat ketiga itu, Argentina mengalahkan Chile 2-1 di Arena Corinthians, Minggu (7/7).

Pasca laga itu juga, Messi menuduh, turnamen tersebut menguntungkan Brasil. "Tidak ada keraguan, semuanya diatur untuk Brasil. Saya berharap VAR dan wasit tidak memainkan peran apa pun di final dan bahwa Peru dapat bertanding tetapi itu terlihat sulit bagi saya,” ujarnya.

“Saya tidak ingin menjadi bagian dari korupsi ini, kita tidak harus menjadi bagian dari rasa tidak hormat yang kita derita selama Copa America ini. Kami bisa melangkah lebih jauh tetapi kami tidak diizinkan masuk ke final,” sambungnya.

“Korupsi, wasit, dan yang lainnya menghentikan orang untuk menikmati sepak bola. Saya selalu mengatakan yang sebenarnya dan saya jujur, itulah yang membuat saya tetap tenang jika apa yang saya katakan memiliki dampak yang bukan urusan saya," tambahnya.

Isi lengkap pernyataan CONMEBOL (Twitter CONMEBOL)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar