Disebut Veteran, Setiawan: Yang Penting Adalah Kita Berjiwa Muda

Penulis: Christison Sondang Pane

Disebut Veteran, Setiawan: Yang Penting Adalah Kita Berjiwa Muda

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melakukan swafoto pasca menerima medali emas Kejuaraan Dunia 2019 (Bwfworldchampionships.bwfbadminton)

Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:50

Analisadaily – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tentu sangat bahagia karena bisa membanggakan warga Indonesia lewat keberhasilan memenangkan trofi Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, Minggu (25/8) akhir pekan kemarin.

Apalagi, pasangan ganda putra ranking dua dunia ini bukan seperti pebulutangkis Indonesia lainnya, yang cenderung lebih muda atau rata-rata di bawah umur 30 tahun. Saat ini, Ahsan berusia 31 tahun, sedangkan Setiawan menginjak usia 35 tahun.

Karena usia yang tidak muda lagi, Setiawan mengaku, prestasi yang ia peroleh bersama rekannya mereka anggap sangat spesial. Tidak itu saja, mereka juga sering dipanggil sebagai veteran dan dijuluki ‘The Daddies’, tapi ia tidak keberatan dengan itu semua.

“Yang ini spesial karena kita tidak muda lagi. Kami disebut veteran dan ayah. Itu tidak mempengaruhi kita. Itu kebenaran, yang penting adalah kita berjiwa muda,” kata Setiawan sembari tertawa bersama Ahsan saat diwawancarai usai pertandingan.

Ini adalah pertama kalinya dalam satu dekade, setelah Cai Yun dan Fu Haifeng pada 2009, pasangan ganda putra yang memenangkan gear All England juga merebut Kejuaraan Dunia.

“Bukannya kami melakukan sesuatu yang istimewa, kami hanya mempertahankan fokus kami dan kami siap secara mental,” kata Ahsan dilansir dari Bwfworldchampionships.bwfbadminton, Selasa (27/8).

Dipuji Lawan

Berbicara mengenai perpisahan mereka pasca Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro dan kembali sebagai pasangan, Ahsan mengatakan, tujuan berikutnya adalah Tokyo 2020.

“Keputusan untuk berpasangan lagi adalah milik kita. Kami ingin mengikuti satu lagi Olimpiade. Ini tidak akan mudah, tetapi kami ingin mencobanya,” tambah Ahsan, yang menjadi Juara Dunia tiga kali bersama Setiawan. Sedangkan Setiawan, untuk keempat kalinya.

Pada pertandingan final BWF TOTAL World Championships 2019, Hendra/Ahsan mengalahkan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam pertarungan tiga game. Hendra/Ahsan menang, 25-23, 9-21 dan 21-15.

Pasca pertandingan itu, Hoki memberikan pujian dan kagum melihat cara lawan-lawannya saat berada di lapangan permainan.

"Lawan kami mengubah taktik di pertengahan permainan ketiga dan kami tidak bisa mengejar ketinggalan. Setiawan terlalu bagus di depan. Saya senang kami bermain di level tinggi melalui turnamen, tetapi hari ini mereka terlalu bagus untuk kami,” tutur Hoki.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar