Guardiola Kecam Pemenjaraan Pemimpin Kemerdekaan Catalan

Penulis: Christison Sondang Pane

Guardiola Kecam Pemenjaraan Pemimpin Kemerdekaan Catalan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (Marca)

Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:55

Analisadaily - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menentang keputusan yang diberikan kepada para pemimpin kemerdekaan Catalan setelah mereka dipenjara pada hari Senin, (14/10).

Mahkamah Agung Spanyol menghukum sembilan pemimpin Katalan dengan hukuman penjara mulai dari sembilan hingga 13 tahun. Karena, dugaan penyalahgunaan dana untuk peran mereka dalam upaya memerdekakan diri pada 2017.

Guardiola, yang lahir di Santapedor, Catalonia, Spanyol menyatakan, keputusan itu adalah serangan terhadap hak asasi manusia. Seperti, hak untuk berkumpul dan demonstrasi, hak untuk kebebasan berekspresi dan hak untuk pengadilan yang adil.

"Para pemimpin yang dikecam hari Senin mewakili mayoritas partai politik di Catalonia," kata Guardiola dalam siaran pers yang dilakukan secara bersamaan melalui TV3, BBC dan AFP.

"Spanyol hidup dalam arus otoriter di mana hukum anti-teroris digunakan untuk menuntut perbedaan pendapat. Pertarungan ini tidak akan berhenti sampai represi berhenti dan kami menemukan solusi damai dan demokratis,” sambung Guardiola dilansir dari Marca, Selasa (15/10).

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar