Hong Kong Open, Jepang Berpeluang Ciptakan Rekor

Penulis: Christison Sondang Pane

Hong Kong Open, Jepang Berpeluang Ciptakan Rekor

Ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Bwfworldtour.bwfbadminton)

Minggu, 18 November 2018 | 10:20

Analisadaily – Hong Kong Open 2018 akan berlangsung menarik dan penuh dengan ketegangan, karena salah satu negara finalis, yaitu Jepang, mempunyai peluang untuk menciptakan rekor baru di turnamen tersebut.

Pasalnya, di kompetisi Badminton World Federation (BWF) berkelas World Tour Super 500 ini, skuat Negeri Sakura mendominasi partai puncak setelah mengirim lima jagoannya, masing-masing di tunggal putra, putri, ganda putra, putri dan ganda campuran.

Apabila di setiap kategori itu Jepang berhasil juara maka dipastikan mereka menciptakan rekor baru karena sukses memborong lima trofi sekaligus. Sejak 2014, belum ada negara yang berhasil memboyong semua gelar di Hong Kong Open.

Kendati begitu, langkah Jepang untuk mewujudkan ini diyakini tidak akan mudah, karena lawan-lawan yang mereka hadapi tentu juga punya ambisi yang sama, yakni menjadi juara.

Dilansir dari Tournament Software, selain Jepang mengirim lima wakil, Korea Selatan sukses menempatkan dua jagoannya, Tiongkok dan Indonesia hanya bisa mengantarkan masing-masing satu pemain saja.

Di samping, dominasi Jepang, final tahun ini juga kian menarik karena pemain-pemain yang berhasil lolos ke babak puncak ini adalah pebulutangkis-pebulutangkis unggulan.

Berikut ini daftar lengkap dan jadwal final Hong Kong Open di Hong Kong Coliseum, Kownloon, Minggu (18/11) sekitar pukul 13.00 WIB:

Tunggal putra

Kenta Nishimoto (Jepang/8) vs Son Wan Ho (Korea Selatan).

Ganda putra

Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang/4) vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia/1).

Tunggal putri

Nozomi Okuhara (Jepang/7) vs Ratchanok Intanon (Thailand/6).

Ganda putri

Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang/1) vs Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan/7).

Ganda campuran

Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang/7) vs Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok/2).

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar