Ibrahimovic Sebut Premier League Terlalu Dibesar-besarkan

Penulis: Reza Perdana

Ibrahimovic Sebut Premier League Terlalu Dibesar-besarkan

Zlatan Ibrahimovic (Berbagai Sumber)

Selasa, 6 November 2018 | 11:46

Analisadaily - Setelah menghabiskan waktu bersama Manchester United di Premier League, bintang Los Angeles Galaxy, Zlatan Ibrahimovic, menyebut kompetisi tertinggi di Ingris itu terlalu dibesar-besarkan.

Dalam sebuah wawancara, pemain internasional Swedia itu mengungkapkan, dia akan melakukan jauh lebih baik jika bergabung pada usia yang lebih dini ketika datang ke Old Trafford pada usia 35 tahun.

Dilansir dari Fox Sports, Selasa (6/11), Ibrahimovic mengklaim ada banyak tekanan saat dia pergi ke Inggris, tetapi dia menggunakannya sebagai motivasi diri. Dia akhirnya mencetak 28 gol dalam 46 penampilan dan membantu Setan Merah memenangkan Piala Liga dan Europa League.

“Saya memiliki karir yang panjang sebelum datang. Berbagai jenis negara, berbagai jenis klub. Orang-orang berkata, 'Anda tidak perlu pergi ke Inggris, karena jika Anda gagal di Inggris, orang akan selalu mengatakan Anda tidak cukup baik'. Semua orang menentangnya. Dan tebak apa? Itu membuat saya termotivasi. Itu memberi saya adrenalin,” katanya.

“Saya suka Premier League. Saya merasa sangat memotivasi dan sangat menyenangkan. Saya mendapat banyak perhatian, meskipun saya merasa kualitasnya sedikit berlebihan, kualitas individual, bagian teknis. Tapi ritmenya tinggi. Bahkan jika Anda adalah yang terbaik, jika Anda tidak dapat menangani ritme, kecepatan, maka Anda tidak akan berhasil, karena kecepatannya sangat tinggi,” ucapnya.

Selanjutnya, Ibrahimovic mengungkapkan bahwa ia bisa meraih lebih banyak prestasi jika ia datang ke Premier League lebih awal.

“Saya sangat bangga dan sangat senang bahwa saya pergi ke United. Ini adalah klub yang tepat.”

“Kami menang, dan saya melakukan apa yang saya lakukan sebelum saya cedera. Saya memiliki waktu yang sangat baik, kenangan indah. Saya terikat dengan United selamanya. Para pendukungnya luar biasa. Ke mana pun saya pergi, saya melihat baju merah, yang sangat fantastis. Ini momen yang sangat penting dalam karier saya.”

“Seperti yang saya katakan ketika saya di Inggris, Anda beruntung saya tidak datang 10 tahun yang lalu, karena jika saya melakukan apa yang saya lakukan pada usia 35 tahun, bayangkan jika saya berusia 25 tahun. Maka itu akan menjadi cerita yang berbeda.”

“Saya datang ke sana dan mereka berkata saya datang dengan kursi roda. Semua orang yang berbicara, di seluruh Premier League, saya menempatkan mereka di kursi roda. Itu yang saya lakukan,” tandasnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar