Kejayaan yang Hampir Terjadi di Liga Premier Inggris

Penulis: Eka Azwin Lubis

Kejayaan yang Hampir Terjadi di Liga Premier Inggris

Roman Abramovich (Give Me Sport)

Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:45

Analisadaily - Ada saat-saat dalam sepakbola kejayaan suatu tim mungkin terjadi andai mereka mengetahui kondisi ke depan.

Anda bisa berspekulasi sepanjang hari tentang tim mana yang mungkin mendominasi jika mereka memahami konsep jangka panjang.

Berikut kami ulas hal-hal yang hampir terjadi, atau setidaknya dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh, tetapi akhirnya gagal.

Blackburn Rovers mendatangkan Zinedine Zidane (1996)

Sebagai pelatih Blackburn, Kenny Dalglish melihat penampilan mengesankan Zidane bersama Bordeaux. Dia pun coba membujuk pemilik klub, Jack Walker, untuk merekrutnya.

"Mengapa kita membutuhkan Zidane ketika kita memiliki Tim Sherwood?" jawab Walker saat itu, dilansir dari GiveMeSport, Rabu (30/10).

Arsenal diperkuat Zlatan Ibrahimovic (1999)

Arsene Wenger berencana mendatangkan Zlatan ke Highbury. Namun ia harus menjalani trial sebelum dikontrak. Sayang, bocah belasan tahun yang memperkuat Malmo FF itu menolaknya.

Dua tahun kemudian dia hijrah ke Ajax Amsterdam tanpa melalui proses trial. Anda bisa bayangkan betapa tajamnya lini depan The Gunners jika diperkuat Zlatan.

Sven-Goran Eriksson menggantikan Sir Alex Ferguson (2002)

Sir Alex Ferguson berencana pensiun dari Manchester United pada tahun 2002. Namun ia mengurungkan niatnya hingga 11 tahun kemudian.

Andai Fergie meletakkan jabatannya saat itu, United berencana menjadikan Sven sebagai penggantinya. Dan jika hal itu benar-benar terjadi, keterpurukan yang dialami Setan Merah mungkin sudah dimulai sejak 17 tahun lalu.

Roman Abramovich membeli Tottenham (2003)

Miliarder asal Rusia ingin membeli sebuah klub yang berada di Kota London. Awalnya ia mengirim utusan mengunjungi Tottenham. Namun ia mendapat laporan bahwa daerah itu "lebih buruk daripada Siberia".

Merasa kurang puas, Abramovich berangkat sendiri dan melihat kondisi sesungguhnya. Alhasil dia membeli Chelsea yang saat itu masih berstatus tim medioker.

Sejak itulah kejayaan The Blues dimulai dengan Abramovich sebagai nakhoda baru yang royal dalam menggelontorkan uang demi mendapatkan pemain dan pelatih berkualitas.

Jose Mourinho melatih Liverpool (2004)

Sejak namanya melambung setelah membawa Porto menjuarai Liga Champions, Mourinho ingin mengembangkan karier ke Liga Premier Inggris.

Kemudian agen Mourinho berkunjung ke Anfield untuk meyakinkan pemilik klub agar merekrut kliennya. Apalagi saat itu Gerard Houllier sedang berada di ujung tanduk. Namun tawaran tersebut ditolak oleh petinggi The Reds.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar