Koulibaly Ceritakan Kenangan 'Konyol' Dengan Maurizio Sarri

Tinggalkan Istri yang Baru Melahirkan Hanya Untuk Duduk di Bangku Cadangan

Penulis: Eka Azwin Lubis

Koulibaly Ceritakan Kenangan 'Konyol' Dengan Maurizio Sarri

Kalidou Koulibaly dan Maurizio Sarri (Givemesport)

Jumat, 28 Juni 2019 | 20:30

Analisadaily - Maurizio Sarri tidak akan memiliki kenangan indah selama 12 bulan melatih Chelsea.

Meski sukses mempersembahkan trofi Liga Europa untuk The Blues, pelatih Italia itu tidak punya banyak kesan positif di Stamford Bridge.

Sejumlah fans Chelsea yang pernah memujinya dengan sebutan 'Sarriball' secara perlahan justru mengkritik filosofi sepakbola yang dianutnya.

Akhir musim lalu Sarri akhirnya memutuskan kembali ke Italia dan menerima tawaran dari Juventus.

Lebih dari 10 klub pernah ditanganinya. Pelatih berusia 60 tahun ini dikenal sebagai sosok yang sangat ketat dalam menjaga disiplin pemain. Kisah menarik diceritakan Kalidou Koulibaly yang pernah dilatihnya di Napoli.

Bek asal Senegal itu menggambarkan Sarri sebagai manajer yang "sangat intens". Salah satu kenangan yang tak bisa dilupakan Koulibaly adalah momen ketika putra pertamanya lahir.

Ketika para pemain dan pelatih Napoli sedang menganalisis video menjelang laga melawan Sassuolo tahun 2016, Koulibaly tiba-tiba menerima panggilan telepon.

Meski sempat ragu-ragu untuk mengangkat, Koulibaly akhirnya menjawab panggilan telepon tersebut. Ternyata seseorang memberi tahu bahwa istrinya, Charline, segera melahirkan.

Sebagian besar pelatih tentu menghormati keinginan pemain untuk meninggalkan camp latihan demi mendampingi istrinya melahirkan. Namun tidak dengan Sarri.

"Saya katakan, 'ini adalah kelahiran putra saya, Tuan. Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan kepada saya. Hukum saya, saya tidak peduli. Saya ingin pergi'," kata Koulibaly menirukan permohonannya saat itu. 

"Sarri terlihat sangat stres dan dia merokok. Merokok, merokok, berpikir, lalu akhirnya dia berkata, 'O.K., O.K., kamu bisa pergi ke rumah sakit. Tetapi kamu harus kembali untuk pertandingan malam ini. Aku membutuhkan mu, Kouli!."

Koulibaly akhirnya berangkat ke rumah sakit dan tiba tepat saat kelahiran putranya, Seni. Akan tetapi beberapa jam kemudian teleponnya kembali berdengung.

Tentu saja telepon itu dari staf pelatih Napoli. Mereka mengatakan Sarri menunggunya agar segera kembali ke Stadion San Paolo untuk melakukan pemanasan sebelum pertandingan.

Setelah mendapat izin istrinya, Koulibaly langsung menuju stadion dan bergabung dengan rekan satu timnya.

Namun apa yang terjadi? Usahanya justru dibalas dengan keputusan membingungkan dari Sarri.

"Saya bersiap-siap untuk bermain dan Sarri datang ke ruang ganti. Kemudian dia memasang lembar skema tim. Dan saya melihat ... mencari ... mencari," sambung Koulibaly, dilansir dari Givemesport, Jumat (28/6).

"Nomor saya tidak ada di sana. Saya berkata, 'Tuan! Apakah kamu bercanda?' Lalu dia berkata," 'Apa? Itu pilihan saya'."

"Saya berkata, 'Tuan! Anakku! Istriku! saya meninggalkan mereka! kamu bilang kamu membutuhkanku!'  

"Dia berkata, 'Ya, kami membutuhkanmu di bangku cadangan'."

Koulibaly akhirnya diturunkan untuk menggantikan Vlad Chiriches ketika pertandingan hanya tersisa 22 menit lagi.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar