Langkah 8 Pemain Terbaik MILO Championship Terhenti di Perempat Final

Langkah 8 Pemain Terbaik MILO Championship Terhenti di Perempat Final

Pelatihan di Barça Academy dan bertanding melawan anak-anak dari negara lain dalam turnamen MILO Champions Cup di Ciutat Esportiva, Barcelona (Ist)

(rel/rzd)

Senin, 12 Agustus 2019 | 19:10

Analisadaily - Delapan pemain terbaik MILO Football Championship 2019 telah menjalani pelatihan di Barça Academy dan bertanding melawan anak-anak dari negara lain dalam turnamen MILO Champions Cup di Ciutat Esportiva, Barcelona sejak 30 Juli hingga 5 Agustus 2019.

Acara ini merupakan inisiatif global Nestlé dalam mendukung program Nestlé for Healthier Kids, bertujuan membantu 50 juta anak menjalani hidup yang lebih sehat. MILO Champions Cup merupakan turnamen sepak bola junior internasional pertama yang diselenggarakan Nestlé MILO Global.

Penyelenggaraan MILO Champions Cup pertama diikuti 80 pesepak bola muda yang tergabung dalam sepuluh tim dari sepuluh negara peserta, Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Kolombia, Trinidad dan Tobago, Chili, Wilayah Afrika Timur dan Selatan, dan Jamaika.

MILO Champions Cup dilaksanakan sebagai bagian dari kerja sama Nestlé MILO dengan FC Barcelona, yang telah berjalan sejak 2017 dengan tujuan untuk mendorong gaya hidup sehat dan mengampanyekan pentingnya olahraga kepada generasi muda di Asia, Oseania, Afrika, dan Amerika Latin.

Sports Marketing Manager Nestlé MILO, Donny Wahyudi mengungkapkan, turnamen ini dimulai dengan sesi pelatihan bersama Barça Academy yang mengajarkan tentang metodologi, filosofi, serta nilai-nilai permainan yang dianut oleh FC Barcelona.

“Masing-masing tim juga berkesempatan untuk mengikuti sesi pelatihan khusus untuk mengasah kemampuan sepak bola mereka. Sebelum pertandingan dimulai, anak-anak berkesempatan untuk mengunjungi museum dan stadion FC Barcelona, Camp Nou,” katanya, Senin (12/8).

Delapan Pemain Terbaik MILO Championship di MILO Champions Cup Barcelona (Ist)

Delapan Pemain Terbaik MILO Championship di MILO Champions Cup Barcelona (Ist)

Di MILO Champions Cup, sistem pertandingan yang diterapkan adalah five-a-side, yaitu variasi permainan sepak bola yang dimainkan oleh lima pemain dalam satu tim dengan lapangan yang lebih kecil dan durasi pertandingan yang lebih singkat yaitu 2 x 8 menit.

Selain itu, pemain yang menunjukkan perilaku terbaik dan bersikap sportif dalam setiap pertandingan akan mendapatkan MILO green card sebagai penghargaan atas semangat dalam berolahraga secara positif. Langkah tim Indonesia harus terhenti di babak perempat final saat kalah dari tim Trinidad dan Tobago dengan skor 2-0.

Fairuz Abdul Mughny yang berada di posisi gelandang tim Indonesia mengatakan, tim berusaha untuk mencetak gol, tetapi lawan cukup kuat sehingga susah untuk dapat membobol gawang mereka.

“Kekalahan ini akan membuat kami semakin termotivasi untuk terus berlatih, dan pengalaman di Barça Academy dan bertanding di MILO Champions Cup ini akan menyiapkan kami untuk menjadi pesepak bola profesional,” ucapnya.

Pelatih tim Indonesia Ponaryo Astaman (Ist)

Pelatih tim Indonesia Ponaryo Astaman (Ist)

Persiapan Matang

Pelatih tim Indonesia Ponaryo Astaman mengungkapkan, secara teknis, anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan tim dari negara lain. Mereka tampil dengan percaya diri, berani, dan kompak dalam setiap pertandingan.

Persiapan mereka juga sudah cukup matang, tidak hanya latihan fisik dan teknik saja, anak-anak juga sudah dibekali dengan materi mengenai gizi sehingga mereka bisa tetap sehat selama menjalani pertandingan.

“Semoga dengan pengalaman yang didapatkan di MILO Champions Cup ini bisa menjadi bekal untuk berprestasi baik di sekolah maupun di sepak bola,” ujarnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar