Lee Yong Dae Percaya Bisa Kembali ke 10 Besar

Penulis: Christison Sondang Pane

Lee Yong Dae Percaya Bisa Kembali ke 10 Besar

Lee Yong Dae saat menjuarai Korea Open pada 2016 (Badminton Photo/Badzine)

Selasa, 11 Juni 2019 | 11:29

Analisadaily – Setelah dua tahun absen karena pensiun pada tahun 2016, Lee Yong Dae kembali ke bulutangkis internasional dengan pasangan barunya, Kim Gi Jung. Saat ini, ia memang sudah jauh tertinggal dari segi ranking, namun ia yakin, meski berada di peringkat 32, bisa kembali ke 10 besar dunia.

Sejauh ini, ia dan pasangannya sudah memenangka Barcelona Spain Masters, lalu masuk perempat final di Korea Open, juara di Macau Open, masuk semifinal Swiss Open, namun di Singapura Open mereka tersingkir lebih awal, di babak kedua.

Melihat tantangan kedepan, ganda putra Korea Selatan ini mengatakan, sebagai pemain independen, ia tetap ingin mempertahankan performanya, apalagi pernah menghabiskan waktu bertahun-tahun di pusat nasional.

"Pertama-tama, ada sistem praktik yang telah saya adopsi selama karier saya, dan saya telah berupaya untuk mempertahankannya. Juga, karena beberapa masalah pribadi, saya belum bisa banyak berlatih. Jadi saya mencoba menggunakan sistem yang telah saya gunakan selama sepuluh tahun terakhir untuk mengikutinya,” ucap Yong Dae.

“Dalam hal berlatih bersama dengan pasangan saya, karena kami tidak berada di tim atau klub yang sama, ada sedikit kesulitan, bahkan ketika kami berdua berada di Korea. Jadi saya pikir itu agak disayangkan,” sambungnya.

Selain itu, para pemain generasinya atau lebih tua, seperti Lin Dan dan Hendra Setiawan, telah memenangkan acara-acara papan atas dalam beberapa bulan terakhir.

“Tentu saja, dalam beberapa waktu terakhir mereka kalah dalam banyak putaran pertama atau putaran kedua, tetapi begitu Anda memenangkan gelar besar, selalu ada peningkatan kemenangan. Jadi saya pikir kemenangan pertama adalah yang paling penting dan setelah kemenangan itu, Anda dapat mencoba menjaga level. Sangat sulit untuk melakukan itu, jadi saya masih berusaha agar itu terjadi,” ujarnya.

“Ahsan dan Hendra telah berkinerja baik sejak masa mudanya. Mereka memiliki pengalaman di pihak mereka. Saya pikir dengan itu, mereka telah melakukan sangat baik baru-baru ini. Saya juga bisa belajar dari kinerja mereka dan terus maju dengan pemikiran yang sama dapat mencapai gelar besar,” harapnya.

Selanjutnya, Lee Yong Dae dan Kim Gi Jung akan melakukan beberapa upaya untuk bisa mencapai misinya ke 10 besar ranking dunia.

“Pertama, yang paling penting adalah membangun staminaku ketika aku di lapangan. Kedua, untuk membangun kesadaran akan kompetisi saya, saya pikir paling penting bagi saya untuk berkompetisi di sebanyak mungkin turnamen,” paparanya dilansir dari Bwfworldtour.bwfbadminton, Selasa (11/6).

Di samping persiapan itu, sejak ia pensiun ada banyak muncul pasangan muda,misalnya  Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dari Indonesia , Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang dan Li Junhui/Liu Yuchen dari China.

"Ini bukan karena saya lebih tua, tetapi mereka punya energi yang lebih baik. Bagi mereka, stamina sangat penting. Namun, untuk ganda putra, harus ada keterampilan tertentu dan kemampuan penting lainnya. Saya mungkin tidak dapat bersaing dengan stamina mereka, tapi karena saya ada keterampilan tertentu, saya bisa mengikutinya,” tuturnya.

“Umur saya tidak ada hubungannya dengan itu. Saya juga punya banyak pengalaman. Saya sudah berusaha untuk menjaga level saya. Dan jika saya terus bekerja dengan pasangan saya, saya yakin kami akan melakukannya dengan baik, dan percaya bisa ke-10 besar,” ucapnya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar