Marquinhos: Messi Juga Sering Diuntungkan Wasit

Penulis: Eka Azwin Lubis

Marquinhos: Messi Juga Sering Diuntungkan Wasit

Marquinhos (AFP)

Senin, 8 Juli 2019 | 16:38

"Banyak hal terjadi yang menguntungkannya di Barcelona dan di tim nasional"

Marquinhos

Analisadaily - Lionel Messi gagal membawa Argentina menjuarai Copa America 2019. Namun namanya masih menjadi yang paling diperbincangkan meskipun turnamen telah selesai.

Argentina tersingkir secara kontroversial di babak semifinal setelah kalah 0-2 dari Brazil. Kemudian pada perebutan tempat ketiga, Messi harus diusir oleh wasit karena terlibat pertengkaran dengan Gary Medel.

Meski Albiceleste keluar sebagai juara ketiga, bintang Barcelona itu tetap tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan menuding Copa America 2019 penuh kecurangan. Bahkan dia menolak medali perunggu yang diberikan kepadanya.

"Trofi (Copa America) itu disiapkan untuk Brazil," kata Messi, dilansir dari Givemesport, Senin (8/7).

"Kami tidak harus menjadi bagian dari korupsi ini. Mereka telah menunjukkan kepada kami kurangnya rasa hormat sepanjang turnamen ini," tegasnya.

"Sayangnya, korupsi, wasit, mereka tidak membiarkan orang menikmati sepakbola, mereka sedikit merusaknya," sambung pemain berusia 32 tahun itu.

Berbagai ungkapan kekesalan Messi mendapat tanggapan dari salah satu punggawa Brazil, Marquinhos.

Bek Paris Saint-Germain (PSG) itu menuding Messi juga sering diuntungkan oleh wasit dalam pertandingan-pertandingan penting. Namun ketika diuntungkan, dia justru tidak mengomentari tindakan kontroversi wasit yang merugikan tim lawan.

Marquinhos dan Lionel Messi (AFP)

Marquinhos dan Lionel Messi (AFP)

"Banyak hal terjadi yang menguntungkannya di Barcelona dan di tim nasional. Saya tidak pernah melihatnya mengeluh tentang wasit (ketika diuntungkan)," kata Marquinhos.

"Dia telah kalah, (dia) harus menerimanya dengan tenang. Para wasit juga banyak yang menyukai Messi di Barcelona dan di tim nasional," sambung bek berusia 25 tahun itu.

Pada tahun 2009 Barcelona berhasil mengalahkan Chelsea di semifinal Liga Champions. Mereka sukses mencetak gol penyeimbang di menit terakhir yang membuat mereka menang gol tandang.

Sepanjang jalannya pertandingan, The Blues banyak dirugikan oleh wasit. Bahkan sejumlah pengamat sepakbola menyebut ini adalah salah satu ketidakadilan terbesar dalam memori sepakbola modern.

Marquinhos juga belum melupaka kekalahan 1-6 PSG dari El Barca di babak 16 besar Liga Champions tahun 2017. Meski unggul 4-0 ketika leg pertama, PSG harus tersingkir setelah Barcelona menang 6-1 pada leg kedua.

Namun uniknya dua gol Azulgrana tercipta pada babak tambahan waktu sehingga memunculkan spekulasi bahwa Messi cs 'ditolong' oleh wasit dalam laga tersebut.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar