Membentang Spanduk Rasis Untuk Egy, Klub Polandia Kena Serang

Penulis: Eka Azwin Lubis

Membentang Spanduk Rasis Untuk Egy, Klub Polandia Kena Serang

Spanduk rasis untuk Egy Maulana Vikri (Four Four Two)

Minggu, 18 Maret 2018 | 09:22

Analisadaily - Baru beberapa pekan memperkuat klub Eropa, Egy Maulana Vikri sudah mendapat 'teror' berbau rasis dari tim lawan. Insiden itu terjadi saat klub Egy, Lechia Gdansk, bertandang ke markas Lech Poznan dalam lanjutan Liga Polandia, Sabtu (17/3).

Meski bintang berusia 17 tahun itu tidak tampil karena mendapat panggilan dari timnas Indonesia, namun sebuah spanduk besar yang terbentang di tribun penonton, memberi kesan rasis kepadanya.

Spanduk tersebut berisi 'Lechia Gdansk Sial Pel**ur' dengan sebuah karikatur wajah manusia bermata sipit diperumpamakan sebagai Egy yang berasal dari Asia.

Gambar spanduk itu pertama kali tersebar melalui akun Twitter Ultras Lech Poznan @OwskiMateusz beberapa saat setelah Lechia Gdansk dikalahkan dengan skor 3-0.

Tak ayal, insiden 'haram' dalam dunia sepakbola itu langsung ditanggapi oleh netizen tanah air. Akun Instagram Lech Poznan mendadak dipenuhi komentar berisi makian dari para netizen. Hampir semua foto yang diunggah ke Instagram 'lechpoznan1992' dihujani caci maki.

Sejauh ini kedua bela pihak belum memberi sikap mengenai insiden rasis tersebut dan dampak yang dihasilkan setelahnya. Hanya saja twit di akun @OwskiMateusz yang berisi spanduk rasis tersebut sudah dihapus.

"Kami dihina oleh Indonesia sejak tadi malam. Banyak makian untuk Lech Poznan. Dampak besar jaringan sosial. Faktor cinta di dunia yang sudah terglobalisasi," tulis akun @OwskiMateusz dalam bahasa Perancis.

Bahkan dalam twit yang lain, tampak keterkejutan atas reaksi para netizen Indonesia atas tindakan yang mereka lakukan.

"Sebaliknya diam-diam Indonesia menyerang Polandia di jaringan sosial. Ultras Lech (dengan banner mereka) telah membuka kotak Pandora. 117 ribu komentar menghina Lech Poznan-IG...," twit lain, dilansir dari FourFourTwo, Minggu (18/3).

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar