Messi Dihujani Kritik dan Disebut Tidak Tahu Malu

Penulis: Christison Sondang Pane

Messi Dihujani Kritik dan Disebut Tidak Tahu Malu

Lionel Messi saat bicara dengan wasit (Fox Sports)

Jumat, 12 Juli 2019 | 16:09

Analisadaily - Lionel Messi menyampaikan tuduhan kepada Conmebol dengan megatakan lembaga tertinggi sepakbola Amerika Selatan itu, korupsi dan memihak kepada Brasil selama turnamen Copa America 2019.

Tudingan itu ia utarakan pasca Argentina menelan kekalahan dari Brasil di semifinal, sehingga menghambat Messi dan kawan-kawan ke final. Setelah ucapan itu tersiar ke publik, Messi pun dihujani kritik dari lawan-lawannya.

Dilansir dari Fox Sports, Jumat (12/7), penjaga gawang tim nasional Chile, Johnny Herrera, mengkritik bintang Barcelona tersebut dengan mengucapkan, bahwa Messi tidak tahu malu untuk mengajukan ke arbitrase.

Tidak itu saja, Herrera juga mengungkit sebuah insiden proses kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018. Ketika itu Messi larangan bermain Messi dibatalkan sebelum pertandingan penting Argentina.

"Anda tidak tahu malu untuk mengklaim sekarang ke arbitrase. Argentina bertahan untuk Piala Dunia dan memberinya sanksi untuk empat pertandingan melawan Chile karena menghina wasit,” kata Herrera.

“Kami semua ada di sana, dan ketika ia mendapat hukuman, ia dilarang untuk satu pertandingan dan akhirnya bermain sangat baik melawan Ekuador, apa yang Anda bicarakan sekarang?,” tanya Herrera.

Herrera kemudian menyalahkan Messi, dan Argentina secara keseluruhan, mempertanyakan kredibilitas dari dua kemenangan gelar Piala Dunia FIFA yang mereka peroleh.

"Mereka memiliki dua piala dunia, satu di kediktatoran dan lainnya dengan memperoleh pakai tangan. Sekarang giliranmu untuk kalah, dan tetap diam,” tutupnya.

Lionel Messi juga dapat kecaman dari CONMEBOL karena menuduh turnamen itu menguntungkan Brasil. Dia sekarang menunggu untuk mendengar apakah dia akan dikenai sanksi atas komentarnya tentang masalah tersebut.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar