Pelatih Blitar: Terus Terang, PSMS Medan Itu Tim Besar

Pelatih Blitar: Terus Terang, PSMS Medan Itu Tim Besar

Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi, dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan PSMS Medan, Kamis (18/7)

(jw/csp)

Kamis, 18 Juli 2019 | 21:58

Analisadaily (Medan) - Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi mengatakan, anak asuhnya akan tampil maksimal melawan PSMS Medan di Liga 2 Indonesia 2019 di Stadion Teladan, Jumat (19/7).

"Terus terang PSMS Medan tim besar. Secara statistik, kita lihat klasemen sementara tim ini ada di papan atas, catatan tandang bagus, catatan kandang pun bagus, walau sempat kalah lawan Cilegon,” kata Liestiadi dalam konferensi pers di Stadion Kebun Bunga, Medan, Kamis (18/7).

“Saya merasa kalah besar, tapi kita harus tahu dirilah. Tim ini dipersiapkan secara mendadak kita hanya efektif dua minggu mempersiapkan tim ini. Satu minggu seleksi, satu minggu kita siap bertanding," sambungnya.

Masih tentang PSMS Medan, menurut Liestiadi, Ayam Kinantan secara performa, fisik dan teamwork lebih siap mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia.

"Seandainya bisa menahan seri, itu merupakan hal yang luar biasa, melawan tim yang sebesar PSMSMedan . Apalagi kita main di sini dengan atmosfer Stadion Teladan. Jadi kalau dengan seri nanti, kita anggap itu sebagai kemenangan melawan tim sebesar PSMS. Itu motivasi kita datang ke sini supaya dapat poin," ungkapnya.

Segala kelebihan persiapan jelang lawan PSMS, timnya masih jauh di bawah PSMS. Bukan hanya dari segi klasemen tapi juga kesiapan tim secara keseluruhan.

"Ya, PSMS saat ini ada di deretan persaingan papan atas dengan 10 poin, sedangkan Blitar dengan 4 poin di peringkat 9," tuturnya.

Dalam upaya mendapat poin, Liestiadi menambahkan, Ia mengajak anak asuhnya agar tidak kebobolan sejak menit awal.

"Kita tahu tim lawan dominan dalam serangan. Kami akan berusaha tidak kebobolan. PSMS pun memiliki kelebihan lain selain menyerang, yaitu fanatisme daerah," paparnya.

"Saya terakhir pelatih PSMS 2009 berlaga di AFC jaman Pak Sihar. PSMS seperti biasa walau kadang pemainnya biasa saja, tapi kalau sudah pakai baju hijau pemain biasa yang kalau menyangkut nama Medan, PSMS, main di Stadion Teladan pasti penampilan mereka luar biasa. Itu yang perlu saya waspadai, itu namanya fanatisme daerah," pungkas Liestiadi. 

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar