Pengangkatan Atlet Jadi ASN Akan Mengubah Mindset Orangtua

Pengangkatan Atlet Jadi ASN Akan Mengubah Mindset Orangtua

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis

(aa/eal)

Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56

Analisadaily (Medan) - Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 137 atlet normal dan difabel sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka yang diangkat adalah olahragawan yang berprestasi di level internasional.

Dari jumlah tersebut, terdapat 4 atlet asal Sumatera Utara yang menjadi ASN, yakni Lindswell Kwok, Juwita Niza Wasni (wushu), Srunita Sari Sukatendel dan Iwan Bidu Sirait (karate).

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan, pengangkatan ASN tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab menurutnya, mereka merupakan pahlawan olahraga yang telah mengharumkan merah putih di mata internasional.

"Saya pikir ini apresiasi pemerintah terhadap prestasi yang diraih atlet Indonesia, khususnya dari Sumut yang diterima jadi PNS. Kita harapkan ke depan ini menjadi tradisi. Setiap ada yang berprestasi di tingkat internasional baik SEA Games maupun Asian Games, sudah sewajarnya pemerintah memikirkan masa depan mereka," kata John di Medan, Kamis (18/1).

Menurut John, hal itu juga memberikan dampak besar bagi masa depan atlet dengan adanya jaminan hidup di hari tua. Mengingat, saat ini masih ada para legenda olahraga Indonesia yang kondisi hidupnya memprihatinkan lantaran tidak mendapat perhatian dari pemerintah pada masanya.

"Ini merupakan salah satu solusi yang dihadapi para atlet. Setelah nantinya selesai jadi atlet mereka bisa mengembangkan kariernya di dunia olahraga melalui kepelatihan ataupun yang telah diprogramkan oleh Kemenpora," harap John.

John mengatakan, apresiasi tersebut juga telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memberikan kepedulian bagi atlet yang meraih prestasi membanggakan di even nasional. John berharap kepedulian ini akan tetap ada.

"Harapannya kepada pemerintah daerah kepada atlet yang prestasinya belum sampai ke tingkat internasional, mungkin gubernur bisa merekomendasikan ke BUMD yang berada di bawah naungan pemerintah provinsi," jelasnya.

Sementara Sekretaris Umum KONI Sumut, Chairul Azmi Hutasuhut menilai, hal ini adalah bukti awal perhatian pemerintah terhadap atlet yang telah meraih prestasi di even internasional.

Menurutnya, perhatian tersebut akan membuka kembali pemikiran orang tua yang selama ini melarang anaknya menggeluti cabang olahraga dengan alasan jaminan masa depan yang tidak jelas.

"Dengan adanya ini tentu membuka hati dan pikiran orang tua. Sebab semakin banyak prestasinya ini bisa menjadi harapan bagi jaminan masa depan mereka. Saya yakin, ini tersosialisasi di masyarakat, harapan besar pasti ada," ucapnya.

(aa/eal)

Tags :

#ASN #KONI #Atlet

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar