Perjalanan Zidane Menuju Puncak Sepakbola Profesional

Penulis: Christison Sondang Pane

Perjalanan Zidane Menuju Puncak Sepakbola Profesional

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane (AFP/Getty Images/Daily Mail)

Senin, 25 Maret 2019 | 11:24

Analisadaily – Perjalanan Zinedine Zidane menuju puncak sepakbola profesional sudah berlangsung lama, dan itu tidak berlangsung mudah. Ada banyak hal-hal yang menyulitkannya untuk mencapai karir yang dicita-citakan.

Sejak kecil, ia mengaku sudah bertekad untuk fokus terhadap satu hal, yaitu sepakbola. Sehingga, apapun ia lakukan agar bisa bermain sepakbola, termasuk harus mendapat izin dari kedua orang tuanya.

“Sudah jelas bagi saya sejak awal. Yang saya ingin lakukan hanyalah bermain sepakbola, tetapi saya mengalami kesulitan di sekolah dan orang tua saya menyuruh saya pergi. Saya tahu betul, saya tidak punya sikap ideal, tapi kemudian hari mereka mengatakan kepada saya: ‘Kami tahu Anda memiliki sesuatu dalam pikiran Anda, jadi lakukan apa yang ingin Anda lakukan’,” cerita Zidane.

“Begitu saya mendapat izin orang tua, saya fokus memberikan segalanya untuk mencapai apa yang saya inginkan. Setiba di Cannes, saya melihat pelatihan profesional dan berkata pada diri saya sendiri, ‘Saya ingin melakukan ini’. Sejak saat itu, saya melakukan semua yang saya bisa untuk menjadi yang terbaik,” sambungnya.

Dilansir dari Marca, Senin (25/3), setelah bergabung dengan Cannes pada usia 17 tahun, Zidane tahu melakukan apa yang bisa mengembangkan dirinya sehingga meraih cita-cita, yaitu dengan mengubah gaya hidupnya.

“Saya tidak tidur nyenyak karena ingin mencapai puncak permainan. Saya juga bukan idiot yang berkeliling di bar, saya hanya minum air dan melakukan peregangan. Saya menjadikan segalanya sebagai pemain terbaik,” ujar Zidanes.

“Saya harus melakukan cara apapun, dan bisa membuat orang tua saya bahagia, karena itu adalah hidup saya, tetapi saya juga melakikan untuk membuat mereka semua bangga. Untuk membuat diri Anda dikenal, dan kemudian bermain, Anda harus menjadi baik,” tambahnya.

Zidane pun tidak lupa menceritakan hal yang dilakukan untuk menggapai apa yang diinginkan.

“Pertama Anda harus menunjukkan bahwa Anda berbeda dengan orang lain, karena pada saat itu ada jumlah pemain yang terbatas, hanya satu atau dua anak muda per tim. Hari ini, semua berubah, itu berjalan lebih cepat, dan bagi para pemain, mereka tidak lagi takut membuat kesalahan,” tutupnya.

Pemain asal Perancis ini menghabiskan lima tahun terakhir dengan Real Madrid, memenangkan Liga Champions dan La Liga Santander bersama pemain hebat seperti Ronaldo, Raul Gonzales dan Luis Figo.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar