Pesan Vladimir Putin Kepada Ayah Khabib Nurmagomedov

Penulis: Reza Perdana

Pesan Vladimir Putin Kepada Ayah Khabib Nurmagomedov

Pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin, Khabib Nurmagomedov, dan Abdulmanap Nurmagomedov (Fox Sports Asia).

Kamis, 11 Oktober 2018 | 21:31

Analisadaily - Presiden Rusia, Vladimir Putin, meminta ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap Nurmagomedov, untuk tidak menghukumnya terlalu keras, karena terlibat kerusuhan dala kemenangannya melawan Conor McGregor di Las Vegas.

Dilansir dari Fox Sports Asia, Kamis (11/10), setelah menerima sambutan pahlawan saat kembali ke negara asalnya, Khabib diberi perhatian khusus oleh pemimpin Rusia, yang memberi selamat kepadanya atas kemenangannya yang luar biasa.

Kemenangan Khabib Nurmagomedov tercoreng. Khabib melompati pagar segi delapan untuk melawan tim McGregor setelah ia mempertahankan gelar ringan dunia UFC-nya.

Sejauh ini, Komisi Olahraga Nevada, yang menyelidiki serangan itu, telah menahan hadiahnya karena masih menyelidiki insiden itu.

Presiden UFC, Dana White mengatakan, Khabib Nurmagomedov harus mempertahankan ikat pinggangnya, bahkan jika dia dilarang.

Tetapi ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap Nurmagomedov,telah mengeluarkan teguran yang jauh lebih tegas, dan bersumpah untuk menjatuhkan hukuman lebih keras dari UFC, karena ketidakseriusan putranya.

“Kamu bisa melakukan apa pun yang kamu inginkan dalam ring. Di luar itu, ada anak-anak, wanita, dan banyak orang,” kata Abdulmanap Nurmagomedov.

“Tim saya selalu dikenal karena disiplinnya. Oleh karena itu, sanksi saya kepada Khabib akan jauh lebih kuat daripada yang berasal dari UFC,” ucapnya.

Namun presiden Putin meminta Abdulmanap Nurmagomedov tidak menghukumnya terlalu keras atas keributan itu.

“Saya akan meminta ayahmu untuk tidak menghukummu terlalu keras, karena kamu mencapai tugas utama, dengan layak dan meyakinkan,” kata Putin.

“Siapa pun bisa melompat (keluar dari segi delapan) dengan cara yang sama. Jika kami diserang dari luar, bukan hanya Anda, kita semua bisa melompat sedemikian rupa ... mungkin ada neraka yang harus dibayar. Lebih baik tidak mencapai tahap itu.,” tandasnya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar