Rasa Syukur Tontowi dan Harapan Liliyana

Penulis: Christison Sondang Pane

Rasa Syukur Tontowi dan Harapan Liliyana

Tontowi Ahmad bersama putra mengangkat tangan dan menyapa para pendukung (Badminton Photo)

Senin, 19 Juni 2017 | 11:27

Analisadaily – Setelah berkali-kali gagal merebut gelar juara, rasa kecewa dan gelisah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya terbayar usai menjadi jawara di turnamen Indonesia Open Super Series Premier di Jakarta Convention Center, Minggu (18/6).

“Kami sudah memenangkan banyak gelar, emas Olimpiade, tiga All England, dan Kejuaraan Dunia, tapi baru hari ini mendapat trofi di rumah sendiri. Syukurlah, kami menang setelah bermain dengan strategi yang tepat,” kata Tontowi dilansir BWF Badminton, Senin (19/6).

Sejak berpasangan, ranking sembilan dunia ini sudah dua kali masuk final Indonesia Terbuka, termasuk 2011 dan 2012, namun apa daya Dewi Fortuna belum berpihak pada Tontowi/Liliyana.

Beda dengan Liliyana, dia sudah tiga kali ke final dan pasangan sebelumnya, Nova Widianto, tapi gagal juara 2007. Atas keberhasilan ini, perempuan kelahiran Manado tersebut mengaku sangat senang bisa mempersembahkan gelar buat negaranya.

“Saya bahagia memberi hadiah untuk Indonesia. Seiring gelar bertambah, harapan terbesar saya adalah menyelesaikan karir dengan satu set gelar lengkap. Sejauh ini saya belum mendapat emas Asian Games. Tahun depan saya menginginkannya,” harap Liliyana.

Di samping itu, Liliyana juga menyampaikan evaluasinya setelah mengalahkan pasangan dari Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen, 22-20 dan 21-15. Menurutnya, ganda campuran itu memiliki kecepatan dan serangan yang bagus, apalagi Qingchen. Dia masih muda dan lebih kuat.

Zheng Siwei/Chen Qingchen dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Badminton Photo)

Zheng Siwei/Chen Qingchen dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Badminton Photo)

“Saya coba bermain menggunakan taktik dan pengalaman, karena kalau saya hanya mengandalkan tenaga dan kecepatan, saya pasti kalah,” katanya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar