Reaksi Ronaldo Pasca Insiden Rasis Terhadap Koulibaly

Penulis: Christison Sondang Pane

Reaksi Ronaldo Pasca Insiden Rasis Terhadap Koulibaly

Pemain bertahan Napoli, Kalidou Koulibaly berusaha ditenangkan salah satu pemain Inter Milan setelah mendengar nyanyian rasial (Reuters/Daily Mail)

Kamis, 27 Desember 2018 | 18:33

Analisadaily – Berikutnya, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pendapatnya setelah bintang Napoli menerima perlakuan tidak mengenakkan karena serangan rasisme.

Pada Boxing Day melawan Inter Milan di San Siro, Kamis (27/12) dini hari, Kalidou Koulibaly jadi sasaran nyayian rasial.

Tidak lama setelah perlakuan tidak etis itu, striker Juventus tersebut menuntut perlunya pendidikan dan rasa hormat dalam setiap kehidupan setiap orang dan di sepakbola.

Ronaldo mengungkapkan kekesalan tersebut melakui akun media sosialnya di Instagram.

“Saya selalu ingin pendidikan dan rasa hormat dalam kehidupan dan sepakbola. Tidak untuk rasisme atau jenis pelanggaran dan diskriminasi lainnya !!!,” tulis Ronaldo.

Pada saat itu juga, Koulibaly tidak diam, pemain berusia 27 tahun itu juga memberikan pendapat melalui aku Twitter-nya.

"Saya menyesal atas kekalahan ini dan terutama meninggalkan saudara-saudara saya. Tapi saya bangga dengan warna kulit saya, untuk menjadi orang Perancis, Senegal, Neapolitan, laki-laki," tulisnya.

Walikota Minta Maaf

Pasca pertandingan itu, Walikota Kota Milan, Giuseppe ‘Beppe’ Sala bereaksi dan menyesalkan nyanyian tersebut menggema dari stadion. Beppe pun tidak berat hati untuk meminta maaf kepada Koulibaly.

“Aku meminta maaf kepada Kalidou Koulibaly, atas nama Milan dan pribadi. Itu adalah tindakan memalukan terhadap atlet, yang dengan penuh kebanggaan memiliki warnanya,” kata Beppe dilansir dari Football Italia, Kamis (27/12).

“Saya kedinginan, saya bersemangat, saya merayakan kemenangan Inter. Tetapi saya pulang dengan perasaan kecewa ketika mendengat Boo terhadap Koulibaly. Itu memalukan,” tegasnya.

Selain meminta maaf, Beppe juga menyarankan agar kapten Inter Milan diserahkan kepada Kwadwo Asamoah saat melawan Empoli di Carlo Castellani, Sabtu (29/12).

“Saya akan terus menonton Inter, tapi saya akan membuat gerakan kecil jika saya mendengar Boo lainnya. Saya akan bagun dan pergi. Aku akan melakukannya sendiri,” tambah Beppe.

“Saya menyadari fakta, mereka yang melolong ke arah pemain hitam tidak peduli padaku, tapi aku akan tetap melakukannya. Inter akan melakukan apa yang mereka anggap benar. Saya ingin melihat ban kapten diberikan kepada Asamoah di Empoli.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar