Rencana Selama Tiga Pekan, Hilang Setelah 23 Detik

Penulis: Christison Sondang Pane

Rencana Selama Tiga Pekan, Hilang Setelah 23 Detik

Mauricio Pochettino tampak berdebat dengan wasit (EPA/Daily Mail)

Minggu, 2 Juni 2019 | 10:24

Analisadaily – Hadiah penalti yang dengan mulus dilesahkan Mohamed Salah menjadi pil pahit yang teramat sulit ditelan Mauricio Pochettino di final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6) dini hari tadi.

Pasalnya, Pelatih asal Argentina itu sangat tidak senang atas keputusan wasit yang menyatakan, bahwa tangan Moussa Sissoko mengenai bola saat berada di kotak terlarang.

Atas insiden pada permainan yang baru berjalan 23 detik itupun membuat pekerjaan selama tiga pekan terakhir sirna begitu saja.

“Semua orang telah melihat apa yang terjadi. Rencana tiga minggu hilang dengan penalti setelah 23 detik. Tidak ada yang mengharapkannya dan efeknya sangat negatif bagi tim,” ucap Pochettino dilansir dari Marca.

“Tidak pernah dia menggerakkan tangannya untuk mencari bola. Itu adalah keputusan wasit yang tidak dapat diramalkan. Secara mental itu sangat sulit, ini tentang belajar dan bereksperimen,” sambungnya.

Akan tetapi, kekalahan ini tidak semuanya buruk untuk timnya. Bagi Pochettino, setelah mencapai final Eropa, ia dan anak asuhnya akan mencoba fokus pada hal-hal positif yang bisa membuat tim lebih baik lagi dikemudian hari.

“Saya harap, itu sesuatu yang baik untuk klub dan awal dari sesuatu yang positif. Kemenangan dibangun di atas rasa sakit kekalahan. Ini tentang terus mencoba. Kita harus tetap percaya dan membangun jalan lagi sehingga itu terjadi lagi sesegera mungkin,” harap Pochettino.

Harry Kane dan Mauricio Pochettino tampak sedih setelah gagal menjuarai Liga Champions (Tottenham Hotspur/Getty/Daily Mail)

Harry Kane dan Mauricio Pochettino tampak sedih setelah gagal menjuarai Liga Champions (Tottenham Hotspur/Getty Images/Daily Mail)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar