Ronaldo Diminta Tes DNA Terkait Tuduhan Pemerkosaan

Penulis: Reza Perdana

Ronaldo Diminta Tes DNA Terkait Tuduhan Pemerkosaan

Cristiano Ronaldo (Fox Sports)

Jumat, 11 Januari 2019 | 14:28

Analisadaily - Pengacara Cristiano Ronaldo, Peter Christiansen, bersikeras surat perintah untuk tes DNA superstar Juventus itu adalah permintaan yang sangat standar, di tengah investigasi yang sedang berlangsung terhadap tuduhan pemerkosaan.

Dilansir dari Fox Sports, Jumat (11/1), seorang wanita warga Amerika Serikat, Kathryn Mayorga, menuduh Ronaldo melakukan pelecehan seksual di sebuah hotel di Las Vegas pada 2009.

Publikasi Jerman, Der Spiegel, pertama melaporkan klaim, yang juga termasuk saran Ronaldo membayar Mayorga $375.000 pada tahun 2010 sebagai bagian dari perjanjian privasi, mencegah kabar tersebar luas.

Mayorga mengajukan gugatan dalam upaya untuk membatalkan perjanjian itu, sementara polisi Las Vegas telah membuka kembali penyelidikan.

Christiansen mengonfirmasi pembayaran dilakukan kepada Mayorga, tetapi mengatakan beberapa dokumen yang disajikan sebagai bukti telah dicuri dan benar-benar dibuat-buat.

Sementara Ronaldo menggambarkan pemerkosaan sebagai kejahatan yang keji dalam pernyataan Oktober yang dikeluarkan, dan dengan tegas menyangkal tuduhan.

Pada Kamis (10/1) waktu setempat, Wall Street Journal melaporkan bahwa polisi di Las Vegas telah meminta sampel DNA Ronaldo.

Dan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Omnisport, Christiansen mengatakan: “Bapak Ronaldo selalu menyatakan, seperti yang dia lakukan hari ini, bahwa apa yang terjadi di Las Vegas pada tahun 2009 bersifat suka sama suka.”

“Jadi tidak mengherankan bahwa DNA akan hadir, atau bahwa polisi akan membuat permintaan standar ini sebagai bagian dari penyelidikan mereka.”

Ronaldo, 33, telah mencetak 14 gol di Serie A Italia, dan mencatat 15 gol di semua kompetisi untuk juara Italia, Juventus, musim ini, setelah tiba dari Real Madrid pada bulan Juli 2018 lalu.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar