Sejarah di All England 1999 Kembali Terulang

Penulis: Christison Sondang Pane

Sejarah di All England 1999 Kembali Terulang

Dua trofi All England Championships 2017 (Badminton Photo)

Rabu, 15 Maret 2017 | 13:05

Analisadaily – Perhelatan turnamen All England Championships sejak pertama kali dimainkan 1899 selalu menciptakan kejutan-kejutan besar, mulai dari dominasi satu negara hingga satu pemain terus mewarnai kompetisi.

Sejarah itu berlangsung cukup lama, tapi kompetisi All England 1999 melahirkan hal yang berbeda, tidak ada dominasi. Karena saat itu, setiap pemain yang menjadi jawara hanya berasal dari satu negara saja.

Misalnya, juara tunggal putra, Peter Gade dari Denmark, putri, Ye Zhaoying dari Tiongkok, ganda putra, Tony Gunawan/Chandra Wijaya dari Indonesia.

Ada juga ganda putri, Chung Jae-hee/Ra Kyung-min dan ganda campuran, Simon Archer/Joanne Goode yang masing-masing dari Korsel dan Inggris.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat mengangkat trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat mengangkat trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Padahal, yang tampil di final ketika itu adalah Taufik Hidayat (tunggal putra), Indonesia, Dai Yun (tunggal putri) dan Huang Sui/Lu Ying (ganda campuran), Tiongkok.

Sedangkan di ganda putra ada Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung serta di ganda campuran, Ha Tae-kwon/Chung Jae-hee dari Korea Selatan.

Chang Ye Na/Lee Soo He berfoto usai menerima trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Chang Ye Na/Lee Soo He berfoto usai menerima trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Delapan belas tahun setelah itu, sejarah yang pernah tercipta kini terulang kembali di All England Championships 2017. Dilansir dari All England Badminton, Rabu (15/3), finalisnya antara lain, dua wakil Malaysia dan tiga wakil Tiongkok serta yang lain masing-masing satu.

Lee Chong Wei mengangkat trofi All England 2017 (The Star)

Lee Chong Wei mengangkat trofi All England 2017 (The Star)

Namun, yang keluar sebagai juara tetap satu negara satu pemain, termasuk Lee Chong Wei dari Malaysia mengalahkan tunggal putra Tiongkok, Shi Yuqi. Pasangan ganda putri Korsel, Chang Ye Na/Lee Soo He menekuk Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen dari Denmark.

Tai Tzu Ying duduk tersenyum sambil menujukkan trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Tai Tzu Ying duduk tersenyum sambil menujukkan trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Pemain lainnya, ganda campuran Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong mengalahkan unggulan keenam Malaysia, Chang Peng Soon/Goh Liu Ying dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dari Indonesia menaklukkan ganda putra Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen serta tunggal putri Taipei, Tai Tzu Ying mengubur impian Ratchanok Intanon dari Thailand.

Lu Kai/Huang Yaqiong menampilkan trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Lu Kai/Huang Yaqiong menampilkan trofi All England 2017 (Badminton Photo)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar