Selama Piala Dunia, Pemain Jerman Dilarang Bermain Media Sosial

Penulis: Christison Sondang Pane

Selama Piala Dunia, Pemain Jerman Dilarang Bermain Media Sosial

Joachim Low saat latihan bersama pasukannya (AFP/Getty Images/Daily Mail)

Kamis, 31 Mei 2018 | 11:07

Analisadaily – Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low, tidak berniat mengubah metodenya saat ia bersama anak asuhnya sukses memenangkan trofi Piala Dunia empat tahun lalu.

Kunci kesuksesan mereka ketika itu adalah menerapkan sejumlah larangan kepada para pemainnya selama turnamen berlangsung.

Adapun jenis 'pantangannya' yaitu seks, alkohol dan larangan aktif di media sosial. Tidak jauh beda, hal itu akan kembali diberlakukan selama akan tampil di Rusia pada 14 Juni-15 Juli 2018.

Tujuannya tidak hanya memperoleh gelar, tapi Low juga ingin seperti Brasil yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia pada tahun 1958 dan 1962.

Karena itu, Low ingin memastikan larangan tersebut diperhatikan hingga berakhirnya kompetisi.

“Para pemain sangat akrab dengan aturan perilaku, Mereka tahu apa ambisi kami. Setiap pemain adalah bagian dari teka-teki, dan tim lebih penting daripada individu,” kata Low dilansir dari Marca, Kamis (31/5).

Begitu Piala Dunia dimulai, para pemain Jerman akan diasingkan meskipun akan ada periode untuk bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.

Di laman media Spanyol itu disebutkan, jejaring sosial dipandang tidak perlu selama turnamen dan foto di dalam hotel tim serta ruang ganti benar-benar dilarang.

Ada ketakutan, informasi taktis rahasia, mungkin secara tidak sengaja bocor keluar. Ada juga masalah kecil dalam upaya menghindari berita utama negatif yang tidak perlu.

Media itu juga menampilkan, Mesut Ozil dan Ilkay Gundongan yang berfoto dengan Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan.

Sedangkan untuk konsumsi alkohol tidak sepenuhnya dilarang. Dengan segelas anggur sebelum tidur tidak dilarang, namun tidak boleh ada minum berlebihan.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar