Tekad Southgate Pada Laga ke-1000 Timnas Inggris

Penulis: Eka Azwin Lubis

Tekad Southgate Pada Laga ke-1000 Timnas Inggris

Gareth Southgate (Daily Express)

Selasa, 12 November 2019 | 15:42

Analisadaily - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, menginstruksikan anak asuhnya agar meningkatkan standar permainan dan menghilangkan arogansi yang kerap ditampilkan.

Inggris akan memainkan laga internasional ke-1000 saat menjamu Montenegro dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Stadion Wembley, Kamis (14/11). Setelah itu mereka bertandang ke Kosovo di laga terakhir babak kualifikasi, Minggu (17/11).

Hasil imbang melawan Montenegro sudah cukup bagi The Three Lions untuk lolos ke putaran final Piala Euro 2020.

Menjelang laga spesial ke-1000, Southgate menyadari bahwa pasukannya harus meningkatkan performa sekaligus mengikis rasa arogan agar bisa mengulang prestasi masa lalu. Praktis satu-satunya prestasi yang bisa mereka banggakan adalah juara Piala Dunia 1966.

Inggris memenangkan Piala Dunia 2010

Inggris memenangkan Piala Dunia 2010 (PA)

"Kita harus meningkatkan standar untuk dekade berikutnya demi memastikan mereka lebih sukses daripada yang sebelumnya," kata Southgate, dilansir dari SportsMola, Selasa (12/11).

"Kita tidak boleh menunjukkan kesombongan yang selama bertahun-tahun kita miliki. Memenangkan Piala Dunia adalah keniscayaan. Secara historis kami melihatnya sebagai patokan," sebut pelatih berusia 49 tahun itu.

Southgate bahkan mengimbau anak asuhnya agar melihat keberhasilan tim rugby Inggris sebagai motivasi untuk menang.

Meski pada Piala Dunia Rugby 2019 mereka kalah dari Afrika Selatan di final, namun tahun 2003 lalu Inggris berhasil keluar sebagai juara.

Tim rugby Inggris menjadi juara dunia tahun 2003

Tim rugby Inggris menjadi juara dunia tahun 2003

"Bahkan di rugby dan kriket, kami telah melakukan yang brilian. Tim rugby, mereka berhasil menang (Piala Dunia) sekali. Sebab hanya ada sedikit negara yang mampu menang. Sulit untuk menang dan itu harus menjadi tujuan kami," tukasnya.

Southgate ditunjuk sebagai pelatih Inggris sejak September 2016. Ia bertekad mengikuti jejak Sir Alf Ramsey dan Sir Bobby Robson yang sukses membawa negaranya ke puncak kejayaan.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar