Thuram: Bonucci Tidak Bodoh, Tapi Komentarnya Memalukan

Penulis: Christison Sondang Pane

Thuram: Bonucci Tidak Bodoh, Tapi Komentarnya Memalukan

Moise Kean, Leonardo Bonucci dan Lilian Thuram (Marca)

Jumat, 5 April 2019 | 13:50

Analisadaily – Mantan bek Juventus, Lilian Thuram, ternyata tidak diam setelah membaca komentar Leonardo Bonucci yang mengklaim, Moise Kean harus ikut bertanggung jawab atas nyanyian rasis di Sardegna Arena, pekan lalu.

Saat itu, Kean, striker Juventus mencetak gol dan melakukan selebrasi diam sambil membentangkan kedua tangannya kehadapan penggemar Cagliari. Pada saat yang sama, nyanyian rasis pun bergema dari tribun penonton.

Pasca pertandingan, Bonucci berkomentar dengan mengatakan, kesalahannya 50:50 antara penggemar dan Kean. Tetapi tidak lama kemudian, ia mengklarifikasi dengan mengucapkan, mengutuk semua bentuk rasisme dan diskriminasi.

Atas dasar itu, Thuram lantas mengucapkan, reaksi Bonucci sama merusakanya dengan pelecehan yang diterima Kean dari tribun.

“Rekan satu tim Kean sendiri mengatakan dia pantas mendapatkan nyanyian rasis itu dan para penggemar dapat melanjutkan. Reaksi Bonucci sama kerasnya seperti nyanyian rasis. Bonucci tidak bodoh, hanya komentarnya memalukan,” kata Thuram.

Otoritas Sepakbola Tidak Peduli

Dilansir dari Football Italia, Jumat (5/4), ia mengatakan, Kean harus merasa bangga dengan kesulitan dan setiap orang kulit hitam harus bisa berdiri untuk menghadapi orang-orang seperti Bonucci.

Pemenang Piala Dunia itu juga mengkritisi kurangnya tindakan manajemen sepakbola, dan itu akan menunjukkan, pemain akan terus menjadi sasaran, jika tidak diambil tindakan tegas.

“Apakah wasit menghentikan pertandingan? Apakah ada yang dilakukan? Kami sepenuhnya munafik. Ini telah berlangsung bertahun-tahun. Semua orang mengatakan kami akan mengentikan pertandingan lain kali, dan itu tidak terjadi,” tegasnya.

“Otoritas sepakbola tidak peduli. Jika itu benar-benar mengganggu, pertandingan dihentikan, percayalah. Tim akan meninggalkan lapangan dan kami akan menemukan solusi. Ini sering terlihat di Italia, tapi tidak di Italia saja. Raheem Sterling juga pernah mengalami masalah ini” tambah Thuram.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar