Zidane dan Bale Tidak Saling Bicara Selama Tiga Bulan

Penulis: Eka Azwin Lubis

Zidane dan Bale Tidak Saling Bicara Selama Tiga Bulan

Gareth Bale dan Zinedine Zidane (AFP)

Minggu, 4 Agustus 2019 | 16:59

Analisadaily - Gareth Bale sedang mengalami masa-masa sulit di Real Madrid. Nasibnya akan ditentukan dalam bulan ini apakah bertahan atau harus keluar dari Santiago Bernabeu.

Padahal ketika dibeli Real Madrid dari Tottenham Hotspur tahun 2013, Bale mengatakan ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

Namun itu semua berubah ketika Zinedine Zidane kembali ditunjuk sebagai pelatih pada pertengahan musim lalu.

Secara terbuka Zidane mengatakan kepada awak media bahwa dirinya berharap agar Bale segera pergi.

"Jika itu (kepergian Bale) terjadi besok, itu akan lebih baik," ujar Zidane, dilansir dari Give Me Sport, Minggu (4/8).

Menanggapi perkataan Zidane, Jonathan Barnett selaku agen Bale menyebut apa yang disampaikan pelatih berusia 47 tahun itu merupakan sebuah aib.

Selain itu, Barnett juga mengungkapkan bahwa Zidane tidak pernah berbicara dengan kliennya sejak awal Mei lalu.

Pembicaraan terakhir yang mereka lakukan terjadi di lokasi latihan ketika Bale diberitahu bahwa dirinya tidak punya masa depan di Real Madrid.

Meski hubungan keduanya sedang memanas, Bale justru diturunkan ketika Madrid menghadapi Arsenal di turnamen pra-musim, ICC 2019. Hal ini tak lepas dari peran Florentino Perez yang masih ingin mempertahankannya.

Winger berusia 30 tahun itu bahkan membuat gol pembuka bagi timnya. Namun dia memilih tidak berselebrasi usai menceploskan gol ke gawang The Gunners.

Hal penting yang harus dicatat adalah tur pra-musim Los Blancos kali ini menjadi yang terburuk dalam 39 tahun terakhir. Kondisi ini membuat posisi Zidane terancam. Apalagi Jose Mourinho sudah digadang-gadang akan kembali ke ibukota Spanyol.

Bale kemungkinan bisa bertahan lebih lama dari Zidane di Real Madrid.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar